Penelitian Kandungan Habbatussauada

Nigella sativa atau habbatussauda merupakan tanaman herbal yang milik keluarga Ranunculaceae. Hal ini juga dikenal sebagai jintan hitam atau habatus Sauda, dan memiliki latar belakang sejarah dan agama yang kaya. Hal ini ditemukan di wilayah selatan Asia. Hal ini dapat tumbuh hingga 30 cm dan Menghasilkan bunga biru pucat. Buah ini terdiri dari folikel, yang berisi biji, bagian paling berharga dari tanaman. Benih-benih Nigella sativa ( habbatussauda), yang memiliki rasa pahit pedas, digunakan dalam kembang gula dan minuman keras. Benih tanaman ini merupakan sumber bahan aktif dalam pengobatan Islam dan telah digunakan untuk kekuatan penyembuhannya. [1] Penelitian telah mengungkapkan berbagai nilai terapi NS seperti antikanker, antioksidan, antibakteri, antijamur, antiparasit dan antiasthmatic [2-7]. NS juga dapat menghambat batu ginjal dan meningkatkan kualitas unggas [8, 9]. Habbatussauada mengandung 36-38% minyak tetap, protein, alkaloid, saponin, dan 0,4-2,5% minyak atsiri [10]. Kinerja tinggi kromatografi (HPLC) analisis cairan mengungkapkan bahwa bahan aktif utama minyak atsiri adalah thymoquinone NS, dithymoquinone, thymohydroquinone, dan timol [11]. Di antara senyawa yang teridentifikasi, thymoquinone (TQ) adalah yang paling melimpah, yang membuat sampai 30-48% dari total senyawa. Ini adalah yang paling ampuh dan farmakologi aktif konstituen senyawa kina di NS. Ada beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa  habbatussaudadan TQ memiliki efek menguntungkan pada tulang dan penyakit sendi. Dapatkan habbatussauda produk kami bernama innolife assaudah di toko herbal online kami.

--> Klik disini untuk Pesan via WhatsApp <--